Blog

losandes.biz: Hanya Eril yang Membuat Ridwan Kamil Berurai Air Mata di Depan Wartawan


Dalam era yang terus berkembang dengan pesat, informasi telah menjadi komoditas yang tak ternilai harganya. Dari revolusi digital hingga transformasi teknologi, dunia kita kini tenggelam dalam lautan informasi yang tak pernah kering. Artikel ini mengajak kita untuk melangkahkan kaki ke dalam kompleksitas tatanan informasi saat ini, mengeksplorasi tantangan dan peluang yang muncul dalam mengelola dan memahami gelombang informasi yang terus menggulung. Dari algoritma cerdas hingga arus berita yang tak kenal lelah, mari kita telaah bersama bagaimana kita dapat menjadikan informasi sebagai alat untuk mendobrak batasan dan memahami dunia di sekitar kita dengan lebih baik.

Berikut adalah artikel atau berita tentang Harian losandes.biz dengan judul losandes.biz: Hanya Eril yang Membuat Ridwan Kamil Berurai Air Mata di Depan Wartawan yang telah tayang di losandes.biz terimakasih telah menyimak. Bila ada masukan atau komplain mengenai artikel berikut silahkan hubungi email kami di [email protected], Terimakasih.

Ridwan Kamil menjawab semua pertanyaan dengan semangat. Tapi saat sedang asyik berbincang, tiba-tiba Eril berlari ke arah Ridwan Kamil mengabarkan kabar gembira.

Eril pun berteriak “Papah, aku diterima”, Emil tiba-tiba menghentikan pembicaraannya dengan wartawan.

Ridwan Kamil lalu berlari ke arah anaknya dan langsung memeluk erat anaknya. Kedua anak dan ayah tersebut pun, saling berpelukan cukup lama. Ridwan Kamil pun menangis.

“Alhamdulillah, selamat ya nak..perjuangan tidak sia-sia,” ujar Emil sambil berurai air mata.

Usai meluapkan emosinya, Emil menjelaskan, kalau ia menangis bahagia mendengar kelulusan anaknya tersebut. Karena, anaknya mengikuti tes jalur normal. Setiap hari, anaknya berusaha keras agar bisa diterima di ITB.

“Saya bahagia, terharu anak saya lulus. Karena, tak sia-sia saya mendidiknya menjadi anak sehat, cerdas, dan soleh. Ini, tesnya normal lho bersama anak lain se-Indonesia,” katanya.

Baca juga : Saat di Aare, Eril Mengatur Siapa Saja yang Boleh Turun ke Sungai

Menurut Emil, saat mengikuti tes, anaknya memilih jurusan pertama Teknik Mesin dan pilihan keduanya Arsitek. Namun, ia diterima di ITB di Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara. 

Emil menjelaskan, dalam mendidik kedua anaknya, ia selalu mengajarkan kesederhanaan. Bahkan, sejak SMA anaknya tak pernah dibelikan motor atau mobil. Tapi, ke sekolah harus naik sepeda.

“Anak saya, tak pernah pakai motor atau mobil ke sekolah. Siapa yang nggak bahagia sekarang masuk ITB melanjutkan bapaknya yang dulu juga lulusan ITB,” katanya. 

Eril, semoga akan ada kabar baik dan bisa segera ditemukan dalam kondisi selamat.